Kamis, 21 November 2013

Indahnya Tahun Baru Islam di Ma`had al-Jamiah





Bertepatan dengan tanggal 05 november 2013 di ma`had Al-Jamiah STAIN palangka raya mengadakan kegiatan untuk menyambut Tahun baru islam yaitu tanggal 1 Muharram 1435 Hijriah, dengan mengadakan berbagai macam Lomba yang bisa dibilang Jadul banget, akan tetapi walaupun jadul tetap asyik dan seru bro..,!
Adapun lomba-lomba yang dipertandingkan pada waktu acara tersebut meliputi lomba balap kelereng, balap balon, mengisi air dalam botol, memasukan paku dalam botol, Semua lomba tersebut dilakukan dengan berkelompok, dan setiap kelompok ada enam orang dan mereka semua mewakili dari pada kabupatennya masing-masing dalam satu Tim/kelompok tersebut!
Semua perwakilan kabupaten tersebut berasal dari pada Maha Siswa STAIN  sendiri, Mereka semua bertempat tinggal di Ma`had Al-Jamiah STAIN palangka raya, karena untuk Maha Siswa Baru harus/wajib tinggal di Ma`had Al-Jamiah selama dua Semester, terkecuali yang berasal dari Kota Palangka Raya sendiri maka tidak wajib bagi Mereka untuk tinggal di Ma`had Al-Jamiah akan tetapi boleh bagi Mereka yang ingin tinggal di Ma`had Al-Jamiah tersebut!
Beberapa nama kabupaten yang diikut sertakan dalam kegiatan menyambut Tahun Baru Islam tersebut antara lain: Perwakilan dari Kotim, Kobar, Pulang Pisau, Murung Raya, Seruyan, Katingan, dan juga Gabungan dari berbagai Kabupaten!
Semua perwakilan dari kabupaten tersebut sangat antusias sekali mengikuti kegiatan menyambut Tahuin Baru Islam tersebut, semua perwakilan kabupaten tersebut adalah Maha Siswa yang Kuliah di STAIN dan tentunya juga ada Maha Siswa yang Berkuliah di STAIN berasal dari Luar Kalimantan Tengah.
Lomba yang pertama dipertandingkan yaitu dimulai dari Lomba balap Balon dengan Stafet, Maka Semua peserta mengikuti dengan penuh semangat dan kekompakan untuk bisa memasuki babak Final yang dilaksanakan jam 15:00 wib pada sore itu juga, Lomba tersebut sangat seru sekali dan membuat orang-orang yang menyaksikan kegiatan tersebut tertawa karena ada berbagai macam keunikan yang dilakukan Kelompok yang bertanding tersebut agar bisa menang dan masuk final, dilanjutkan dengan pertandingan yang berikutnya yaitu lomba balap kelereng baik Putra maupun Putri, juga lomba memasukan Paku Kedalam botol yang dilakukan kelompok yang berjumlah enam orang tiap-tiap kelompok semua berjalan dengan seru sekali, dan juga lomba memasukan Air kedalam botol yang lumayan jauh jaraknya sekitar Dua Puluh Lima Meter, dengan berbagai Tehnik dan cara yang dilakukan setiap Kelompok agar bisa masuk final dalam lomba tersebut, namun Semua peserta tetap Sportif dalam mengikuti Lomba tersebut!
Maka pada waktu lomba berlangsung kelompok Kotim dan Seruyan yang selalu mengatakan bahwa kelompoknya yang unggul dan bisa memenangkan lomba tersebut untuk menjadi juara Umum dalam kegiatan menyambut pekan satu Muharram tersebut!
Semua kelompok juga mengakui kalau kelompoknya yang akan menjadi Juara Umum, dan Akhirnya kegiatan babak penyisihan dipagi Hari elesai, dan yang banyak masuk final adalah dari Kelompok seruyan, sedangkan sampit cuman tiga Lomba saja yang masuk Final tersebut,  dan kelompok yang lain juga beberapa lomba saja yang masuk final.
 Semua pertandingan babak penyisihan sudah selesai dilombakan dari pagi hari dan berakhir sekitar pukul 10:45 wib. Maka semua peserta yang masuk kadalam babak final tersebut disuruh beristirahat dahulu, karene lomba akan dilanjutkan pada jam 15:00 wib untuk menentukan siapa yang menjadi juara dari pada setiap lomba yang diselenggarakan.
Semua peserta yang masuk finalpun akhirnya pulang keasramanya masing-masing dengan bersama-sama menuju Ma`had tempat tinggal masing-masing Mahasiswa tersebut.
Pada waktu mereka menuju Ma`had tersebut diantara mereka selalu ada percakapan mengenai pertandingan yang telah selesai tadi pagi, karena menurut mereka semua pertandingannya sangat mengasyikan dan sangat seru sekali, karena dari pertandingan itu keakraban diantara semua Mahasiswa Ma`had semakin bertambah dan juga mereka jadi saling mengenal satu sama lain secara lebih dekat lagi dari pada sebelumnya.
Emang sih sebagian dari mereka sudah saling mengenal, namun ketika pertandingan untuk memperingati satu Muharam tersebut berlangsung, maka mereka semua baik yang Cewe maupun Cowonya jadi lebih dekat lagi dan pastinya semakin akrab dan juga mengenal tempat tinggal/kabupaten dari masing-masing mahasiswa tersebut.
Akhirnya jam telah menunjukan pukul 15:30 wib, maka pertandingan final dimulai bagi peserta yang masuk final dari pertandingan dipagi harinya, walaupun harinya begitu panas sekali, namun mereka semua peserta yang masuk final tersebut selalu bersemangat untuk memberikan yang terbaik kepada kelompoknya masing-masing.
Semua kegiatan final lomba tersebut berjalan dengan sangat rame sekali dan juga ada beberapa Kelompok yang mau berbuat curang, namun ternyata tidak bisa karena panitia yang begitu ketat mengawasi lomba yang sedang berlangsung tersebut.
Setiap kelompok yang menang selalu saja mengejek kelompok yang kalah, namun semuanya tetap damai dan tidak ada aksi anarkis, karena semua peserta adalah Mahasiswa baru secara otomatis mereka sudah bisa membedakan mana yang baik dan buruknya dari suatu perbuatan.
Akhirnya lomba tersebut berakhir, dan setiap kelompok menjadi juara, namun ada beberapa kelompok yang tidak mendapatkan juara sama sekali, dan yang memperoleh juara terbanyak adalah seruyan dengan perolehan 2 lomba dari pihak cowo, dan 3 lomba dimenangkan oleh pihak cewe seruyan, sedangkan dari kelompok Kotim hanya memperoleh 3 lomba yang diperoleh dari pihak cowo semua, dari kelompok Barut dapat 1 lomba yang menang, dari kelompok gabungan 2 lomba yang dimenangkan, sedangkan dari kelompok Pulpis 2 lomba juga yang dimenangkan dari pihak cowo dan 1 dari pihak Cewe.
Setelah kegiatan semua lomba selesai maka diberitahukan bahwasanya pengumuman juara umum dan juga pembagian hadiah akan dilakukan pada nanti malam, maka semua peserta disuruh pulang dulu untuk mandi dan juga sholat magrib, serta mengikuti kegiatan Praktik Membaca al-Qur`an yang dilakukan setip malam setelah selesai sholat maghrib sampai Isya.
Kemudian tiba waktunya selesai sholat Isya, maka semua penghuni Ma`had di kumpulkan dan diberitahukan bahwa mereka diberi waktu untuk makan dulu sebelum berkumpul untuk mengambil hadiah bagi pemenang lomba, namun mereka juga diberi tahukan bahwa sebelum pembagian hadiah tersebut, mereka akan memutar ulang semua foto-foto yang telah diambil dari kegiatan yang mereka lakukan dari pagi hari sampai selesai dalam rangka memperingati Tahun baru Islam tersebut.
Semua penghuni Ma`had akhirnya berkumpul dan menyaksikan semua foto-foto yang diputar ulang tersebut dan terkadang mereka semua tertawa ketika sedang menyaksikan wajah-wajah unik dari teman mereka yang ada di foto-foto tersebut.
Sehingga semuanya merasakan kegembiraan dan kebahagiaan karena bisa tertawa bersama disatu tempat dengan jumlah orang yang begitu banyak, mungkin jumlah yang hadir sekitar 300 orang lebih dari Mahasiswa barunya yang menghadiri acara tersebut dan tentunya sangat meriah sekali, karena adanya semangat kebersamaan yang tercipta dari kegiatan tersebut.
Ahirnya foto-foto tersebut selesai diputarkan, maka tibalah saatnya pembagian hadiah, satu persatu dari kelompok yang memenangkan lomba tersebut dipanggil dan diberikan hadiahnya, ketika semua peserta yang menang tersebut sudah dibagikan hadiah bingkisannya, maka tibalah saatnya pengumuman untuk juara Umum dari kelompok lomba tersebut.
Maka semua orang mengatakan kalau kelompok seruyanlah yang menjadi juara, emang benar sih, namun setelah diumumkan ternyata juara Umum tersebut terbagi atas dua kelompok yaitu juara Umum untuk putra dan juga juara Umum untuk putri.
Pengumuman untuk juara Umum akhirnya dimulai dan yang menjadi juara Umum putrimya adalah dari pihak seruyan karena mereka untuk kelompok putrinya mendapatkan 3 cabang lomba yang dimenangkan, sedangkan dari juara Umum putra adalah berasal dari kelompok Kotim, karena kelompok Kotim yang putranya memperoleh 3 lomba yang mereka menangkan.
Mendengar pengumuman tersebut, maka sangat bergembiralah kelompok Kotim tersebut dengan kemenangan yang mereka dapatkan dari kerjasama mereka yang baik, walaupun pada awalnya kelompok Kotim hanya lolos 3 perlombaan saja yang masuk Final, namun ternyata ketiga lomba tersebut juga berhasil mereka menangkan untuk menjadi juara.
Semua itu mereka lakukan dengan kerjasama yang sangat baik sekali dari kelompok mereka, dan tentunya strategi yang baik dalam melakukan semuanya, dan juga selalu mendukung temannya yang sedang bertanding dan tidak pernah menyalahkan antara yang satu dengan yang lainnya, maka itulah yang menyebabkan mereka bisa menjadi pemenang.



Minggu, 17 November 2013

Perjuangan Masuk STAIN Palangka Raya



Oleh: M. Syarifuddin

Berawal dari sebuah niat seorang Anak yang bernama Ahmad, sewaktu Ia masih duduk dibangku SMA sudah mempunyai niat ingin bisa melanjutkan Kuliah di perguruan tinggi STAIN Palangka Raya, semua itu dia terinspirasi dari seorang Gurunya yang berasal dari Alumni Perguruan Tinggi tersebut, makanya ia ingin sekali bisa belajar diperguruan tinggi tersebut untuk memperbanyak Ilmu pengetahuannya, baik  dibidang Umum maupun Agamanya.
            Tidak terasa akhirnya dia sebentar lagi ujian, karena ia sudah berada dikelas 3 SMA waktu itu. Setelah ia selesai ujian dan mereka semua para murid yang sudah ujian diliburkan, pada waktu liburan tersebut Ahmad bercerita kepada orang tuanya tentang sebuah keinginannya agar bisa melanjutkan Sekolah keperguruan Tinggi yang Ia inginkan.
Maka terjadilah percakapan antara Ahmad dan kedua orang tuanya tersebut, denngan penuh keberanian Ahmad berkata kepada kedua orang tuanya “Buu…, Pak.., Ahmad pengen banget kalau setelah lulus dari SMA ini melanjutkan sekolah keperguruan yang lebih tinggi lagi!”
Ibu “Emangnya Kamu mau melanjutkan keperguruan tinggi mana nak?”
Bapak “Iya.., emangnya Kamu mau melanjutkan keperguruan mana?”
Ahmad “Aku pengen lanjutin Kuliah di STAIN!”
Bapak “STAIN itu apa nak?”
Ahmad “STAIN itu singkatan dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pak…!”
Bapak “o…, emang dimana letaknya Nak??”
Ahmad “Letanya dipalangka Raya Pak!”
Ibu “Wahh.., kan jauh dari tempat Kita Nak!”
Ahmad “Tapi Aku pengennya lanjutin disana Buu…,!”
Bapak “Emangnya kenapa Kamu mau Kuliah disana Nak?”
Ibu “Iya.., emangnya apalasan Kamu mau melanjutkan keperguruan tinggi tersebut?”
Ahmad “Disana itu yang dipelajarin bukan cuma Ilmu Umum aja Bu.., Pak.., akan tetapi juga Ilmu Agama yang dipelajari disana!”
Bapak “Iya.., Kamu boleh kok…, lanjutin sekolah disana, tapi ingat jangan sampai ngecewain Ibu sama Bapak, kalau belajar yang benar biar jadi Anak yang bermanfaat bagi orang banyak!”
Ahmad “Iya.., pak! Aku akan berusaha untuk bisa membahagiakan Bapak sama Ibu!”
Karena mendengar jawaban tersebut dari kedua orang tuanya yang membolehkan Ia untuk melanjutkan keperguruan tinggi yang Ia inginkan, maka Ia pun merasa sangat senang sekali, bahkan disaat-saat kebahagiaanya itu kerena diperbolehkan melanjutkan sekolah keperguruan tinggi yang Ia inginkan, Ia sambil membayangkan bagaimana rasanya menuntut Ilmu di perguruan tinggi yang Ia Impikan tersebut.
Dalam pikiran Ahmad terbayang-bayang bahwa tentunya nanti Ia akan melanjutkan sekolah keperguruan tinggi yang Ia impikan, dan pastinya akan banyak mendapatkan teman baru dan juga tentunya memperdalam Ilmu Agama, karena Ahmad yang dulu bersekolah SMA pastinya sangat minim sekali Ilmu Agamanya.
Keinginan Ahmad untuk memasuki perguruan tinggi tersebut karena Ia sangat ingin sekali belajar Ilmu Agama dan mendalaminya, karena Ia sangat menginginkan supaya bisa menjadi orang yang bukan hanya pintar di Ilmu Umum saja namun juga Ilmu Agama.
Hari demi hari dalam liburan tersebut Ahmad lewati, maka tibalah saatnya pengumuman kelulusan dari Sekolahan Ahmad, maka setelah diumumkan hasil kelulusan tersebut akhirnya Ahmad dan teman-temannya pun Lulus Semua, maka setelah mendengar pengumuman tersebut meneteslah air mata yang membasahi pipi mereka masing-masing karena merasa sangat senang sekali, karena mereka semua telah Lulus dari SMA tersebut.
Maka satu persatu dari mereka saling berpelukan dan saling mengucapkan perkataan maaf atas kesalahan yang telah mereka lakukan baik sengaja maupun tidak sengaja, serta mereka juga bersalam-salaman kepada semua Guru-guru mereka dan juga minta maaf kepada semua Guru-guru mereka atas apa yang telah mereka lakukan selama ini, dan juga memohon do`a restu kepada semua Guru-guru mereka agar mereka semua bisa menjadi orang yang bermanfaat setelah lulus dari sekolahan tersebut.
            Beberapa hari setelah pengumuman kelulusan tersebut akhirnya mereka semua merencanakan sebuah acara perpisahan yaitu dengan mengadakan syukuran disekolah mereka dan tentunya mengundang semua Guru-guru dan juga semua murid-murid sekolahan tersebut.
Acara tersebut emang sangat sederhana sekali, namun tentunya penuh makna bagi Ahmad dan juga teman-temannya, karena hari itu adalah hari kebahagiaan dan juga kesedihan mereka. Kebahagiaannya karena mereka semua sudah lulus dari SMA, akan tetapi yang menyadi kesedihan mereka adalah karena mereka semua akan berpisah dengan guru-guru yang selama ini mengajarkan Ilmu kepada mereka semua dengan penuh kesabaran dan juga ketabahan serta Istiqomah untuk memberikan Ilmu kepada Mereka Semua, agar mereka nantinya menjadi orang yang bermanfaat dikemudian harinya.
Hari-haripun berlalu, maka pendaftaran semua perguruan tinggi sudah dibuka termasuk perguruan tinggi yang diimpikan oleh Ahmad tersebut, maka Ahmad pun mengatakan kepada orang tuanya bahwa perguruan tingginya sudah dibuka, namun ada sedikit perbedaan pendapat dari pada Ahmad dan kedua orang tuanya, karena pada waktu itu orang tuanya tidak memiliki biaya untuk memasukan Ahmad keperguruan tinggi tersebut, belum lagi ongkos untuk perjalanan Ahmad kesananya dan juga biaya untuk makan Ahmad karena sangat jauh dari rumahnya, maka orang tuanya memutuskan agar Ahmad berkuliah diperguruan yang dekat dengan rumahnya saja walaupun perguruan tersebut bukan Negeri.
Maka disaat terjadi pendapat tersebut Ahmad tetap mengikuti keinginannya untuk bisa masuk keperguruan tinggi yang ia inginkan tersebut, maka terjadilah perbincangan diantara Ahmad dan orang tuanya.
Ahmad “Saya pengennya tetap kuliah diperguruan tinggi tersebut Bu.., Pak..,!”
Ibu “Iya…, tapi bagaimana ini Nak, Bapakmu belum punya uangnya buat pendaftaran Kamu!”
Bapak “Iya …, sebaiknya Kamu Kuliah disini aja Nak, kan sama aja!”
Ahmad “Pokoknya Saya pengen Kuliah disana Pak..!”
Ibu “Tapi kan bapakmu gak ada uang buat kamu daftar masuk kuliahnya!”
Ahmad “Ini Saya punya tabungan Bu.., mungkin cukup buat ongkos kesana dulu dan mendaftar untuk pembayaran formulirnya dulu!”
Bapak “Kalau memang itu kemauamu Nak bapak dan Ibu do`akan semoga kamu berhasil!”
Ahmad “Aamiin.. do`ain Ahmad ya Pak… Bu.., biar Ahmad bisa diterima Kuliah disana!”
Orang tuanya “Iya…, bapak dan Ibumu selalu mendo`akanmu semoga Kamu sukses Nak!”
Setelah beberapa hari berlalu, maka Ahmad pun pergi dan pamitan kepada orang tuanya untuk pergi mendaftarkan diri sekaligus mengikuti tes diperguruan tersebut dengan Uang yang barang kali bisa tidak cukup, namun dangan tekad yang kuat Ia membagi uang tersebut sehingga bisa mencukupi untuk kebutuhannya selama mengikuti tes tersebut.
Tespun sudah dilakukan dan hasilnya tes tersebut diumumkan, maka Ahmad pun diterima untuk menjadi Mahasiswa diperguruan tinggi tersebut, maka Ahmad pun akhirnya pulang kampong dan memberritahukan kabar gembira tersebut kepada orang tuanya.
Setelah orang tuanya mengetahui hal tersebut, maka orang tuanya juga gembira sekali, dan Bapaknya semangat sekali bekerja untuk mencarikan uang untuk pembayaran Uang masuk kuliah Ahmad tersebut.
Maka tibalah waktunya Ahmad untuk mengikuti kegiatan pengenalan Akademik Kemahasiswaan yang wajib diikuti oleh Mahasiswa baru, namun Ketika Ahmad ingin berangkan untuk pergi keperguruan tinggi tersebut orang tuanya juga tidak memiliki uang untuk keberangkatannya, maka akhirnya Ia pun silaturahim kepada seluruh paman dan bibinya yang tinggal kabupaten dengan dia.
Sewaktu Ahmad silaturahim ketempat paman dan bibi serta neneknya tersebut, maka Ahmad pun ditanya oleh paman dan juga bibi serta neneknya kapan Ia berangkat untuk masuk Kuliahnya, maka Ahmad pun menjawab “Rencananya saya mau berangka besok, tapi Bapak sama Ibu…,, belum punya Uang!”
Maka mendengar hal tersebut, nenek Ahmad menyuruh paman dan juga bibi Ahmad agar memberikan uang kepada Ahmad agar dia tetap bisa berangkat besok, maka terkumpullah uang tersebut dan diserahkan kepada Ahmad, walaupun jumlahnya tidak banyak namun cukuplah buat perjalanan Ahmad dan juga biaya makannya selama beberapa Hari diperguruan tempatnya Kuliah tersebut.
Maka ahmad pun pulang kerumahnya dan memberitahukan kepada orang tuanya kalau Ia tetap berangkat besok karena Ia ada uang yang di berikan oleh paman, nenek dan juga bibinya tersebut dan tentunya uang tersebut cukup untuk membayar ongkos perjalanannya dan juga biaya makannya selama beberapa hari.
Lalu orang tua Ahmad bertanya “Uang pendaftaran masuk Kuliahmu bagaimana Nak?”
Ahmad “Itu nanti aja mikirinnya Pak.., Bu..,1 yang penting sekarang saya bisa berangkat kesana dulu dan ngikutin kegiatan pengenalan Akademik Kemahasiswaan tersebut.”
Bapak “Bapak akan berusaha untuk mendapatkkan uang buat biaya Kuliahmu Nak!”
Ahmad “Iya …, pak!”
Keesokan harinya berangkatlah Ahmad menuju tempat perguruan tinggi yang Ia impikan tersebut, dan sesampainya ditempat perguruan tinggi tersebut, maka Ia pun istirahat ditempat temanya.
Kemudian kegiatan pengenalanAkademik kemahasiswaan tersebut dimulai dengan waktu beberapa hari, maka setelah beberapa hari terlaksana kegiatan tersebut, maka saatnya pembayaran uang masuk Kuliah akan segera ditutup, dan bagi siapa yang belum bayar kuliah sampai waktu yang telah ditentukan, maka tentunya Ia tidak bisa berkuliah.
Maka Ahmad pun dengan perasaan yang bercampur dalam dirinya, mulai dari kebingungan bagaimana cara ngasih tau kepada orang tuanya tentang Uang kuliahnya tersebut, maka Ahmad pun  dengan berani memberitahukan mengenai berita tersebut, namun ternyata orang tuanya masih belum mempunyai uang tersebut, maka Ahmad pun semakin bingung dan berusaha tetap tenang.
Namun orang tuanya juga tidak hanya berdiam diri, namun juga berusaha meminjam kesana kemari, namun gagal terus, dan pada akhirnya orang tuanya mendatangi seseorang untuk meminjam uang agar bisa membayar uang kuliahnya Ahmad tersebut, kemudian orang tua Ahmad tersebut mengatakan keinginannya kepada salah seorang yang ia kenal agar bisa meminjamkan uang kepadanya, ternyata orang tersebut kebetulan ada uang sesuai yang ingin diinjam oleh bapak Ahmad tersebut, maka akhirnya bapak Ahmad pun menemukan uang untuk pembayaran masuk Kuliahnya tersebut.
Maka tinggal 2 hari lagi pembayaran kuliah tersebut ditutup, Akhirnya orang tua Ahmad mengirimkan uang tersebut dan dengan segera Ahmad membayarkan uang Kuliahnya tersebut, maka akhirnya pun Ahmad sangat senang sekali, karena impiannya telah tercapai untuk bisa bersekolah di STAIN Palangka Raya, yang dulu hanyalah sebuah impiannya saja, namun akhirnya semua itu menjadi kenyataan dan Ia sangat bahagia sekali dan bersungguh-sungguh untuk belajar di perguruen tinggi tersebut.

Senin, 11 November 2013

MUSYRIFAH MA'HAD AL-JAMI'AH STAIN PALANGKA RAYA angkatan Tahun 2013-2014

 Ketua: Mila Silviani


Sekretaris: Ria Mahmudah

Bendahara: Trisna Indari


Dep. Keamanan: Siti Latifah
https://www.facebook.com/syila.ubi?fref=ts 


Dep. Bahasa Inggris: Siti Fatimah


Dep. Bahasa Inggris: Inna miftahul ulum
https://www.facebook.com/masivers.inna?fref=ts 


 Dep. Koperasi: Ima Nurrahimah
https://www.facebook.com/nur.mochy 


 Dep. Bahasa Arab: Anniza Tri Jayanti


 Dep. Kesehatan: Fitriayu Febriyanti
https://www.facebook.com/megyLOVEfitri?fref=ts 


Dep. Bahasa Inggris:  Dewi Kurniawati
https://www.facebook.com/nia.k.shabyroh?fref=ts 


Dep. Bahsa Arab: Natalin Dewi Kelimutu


Dep. Kebersihan: Nor Istiqamah


 Dep. Agama: Novi Nurcahyani
https://www.facebook.com/novy.nurcahyani?fref=ts 


 Dep. Keagamaan: Tiara Yunita


 Dep. Kesenian: Mitra Nurul Fitri



Dep. Pendidikan: Nurul Haji Fitriani
https://www.facebook.com/ani.fietry?fref=ts